Terselubung

Informasi Unik dan Menarik

Beritakan Ledakan Hoax di Palmerah, Slipi, Kuningan, TV One Dikecam Netizen


Televisi swasta TV One kembali menjadi sasaran cibiran di media sosial. Perkaranya, TV One memuat informasi ledakan terjadi tak hanya di Sarinah Thamrin.

Dalam siaran live report TV One menyebut terjadi ledakan di Slipi, Kuningan, dan Cikini. Informasi yang juga diunggah di akun Twitter ini diberi keterangan bahwa televisi ini akan terus menggali informasi terkait hal ini.

Sayangnya, ketika dikonfirmasi, kabar ini ternyata palsu alias hoax. TV One lantas memuat keterangan dari Kadiv Humas Polda Metro Jaya yang menyatakan “Tidak Ada Bom Atau Pun Ledakan Di Daerah Lain.”

Sayangnya, tidak ada konfirmasi lebih lanjut dari TV One terkait informasi hoax yang sebelumnya yang telah beredar. Kicauan di laman Twitter TV One juga sudah tak lagi eksis.

Seperti yang dikutip dari solopos.com di situs microblogging Twitter, kata “TV One” merangsek di jajaran trending topic. Sejumlah ungkapan kekecewaan hingga kecaman mengalir.

“Tv one kudu jd trending topic, awkward moment banget,” ungkap Sugeng Sudjatmiko.

“Jangan kumpul di pinggir jalan Hindari malls Kalo belum confirmed, jangan sebar beritanya. Stay safe dan Gak usah nonton TV One. Hoax mulu,” kata @aMrazing.

“Ledakan di Palmerah, Slipi, Kuningan, hoax. Duh TVone,” tulis sutradara Joko Anwar di akun Twitternya.

Bahkan seperti yang diutip dari merdeka.com, kesalahan tv one itu akhirnya ikut dikutip oleh media besar luar seperti The Guardian dan Associated Pers (AP). Hal ini lah yang dikeluhkan oleh Kate Walton, seorang aktivis asal Australia yang ini di Jakarta.

“The Guardian mengutip dari AP (Associated Pers), dan AP mengutip dari TVOne tentang ledakan di Cikini, Slipi, dan Kuningan. Jika kabar itu dari TVOne, aku tak mau percaya dulu,” tulis Kate di akunnya, @waltonkate.

Bahkan, BBC World News pun ikut menyebarkan info salah akibat menggunakan sumber dari TV One.

Related

.
Updated: Januari 31, 2016 — 00:00
Terselubung © 2015 Frontier Theme